
Salam alaik...
jom bace kisah nie... bleyh la jugak isi masa lapang..hehehe....
selamat menghayati....
Musim kemarau sedang dalam puncaknya. Hujan sudah lame tak turun. Panas matahari membuat bumi kering n retak2. Org2 mengkhawatirkan kebun dan tanaman mereka. Jika keadaan terus berlansung, mereka tak akan menemukan bahan makanan dan minuman. Kambing, sapi, unta dan ternakan mereka juga tidak akan mendapatkan makanan dan minuman. Akhirnya, adalah kematian..
Org2 memandang ke langit. Mereka tidak menemukan setitik mendung pun yg menberikan tanda hujan akan turun. Org2 sedih.. Mereka berdoa kepada Allah agar menurunkan hujan..
Seorang lelaki dari mereka berkata, " Aku akan pergi ke daerah selatan. aku ada 1 urusan penting d sana."
lelaki itu pin berjalan melewati padang pasir. jalan yg membelah padang pasir itu sepi sekali.. tidak satu org pun lewat d sana kecuali dirinya..
panas terasa menyengat.. sesekali, angin kencang bertiup membuat debu dan pasir beterbangan. ia terus berjalan ke selatan..
di tengah perjalanan, dia merasa ada sesuatu yg bergerak di langit. lalu, dia memandang kelangit dan melihat awan perlahan-lahan berkumpul, hingga menjadi mendung. mendung itu, semakin lama semakin tebal, seolah mau menutupi seluruh langit. bukan main gembira lelaki tersebut melihat mendung tebal itu..
" sebentar lagi akan turun hujan," katanya dalam hati..
tiba2 lelak itu mendengar suara dari langit, " siramilah kebun saleh! "
dia nyaris tak percaya dgn ape yg didengarnya.. lelaki itu terus berjalan sambil sambil berfikir dari mana datangnya suara td.. siapakah yg berkata tadi..bisik hatinya..
tak lama setelah itu, dia kembali mendengar suara menggelegar dari arah mendung yg bergumpal-gumpal, "siramilah kebun saleh!"
seketika itu,lelaki tersebut memberhentikan langkahnya. dia memandang ke arah sekitar. namun, dia tidak menemukan sesiapa pun, kecuali bentangan padang pasir yg mahaluas..
lelaki itu berkata pd dirinya sendiri, " Ya Ilahi! di sini tidak ada org lain selain diriku, adakah suara itu benar2 dtg dari atas sana, dari arah mendung itu? atau aku sedang berkhayal yg bukan2?"
tiba2 lelaki itu mendengar suara menggema untuk ketiga kalinya, "siramilah kebun saleh!"
mendung itu lalu bergumpal-gumpal. beberapa awan yg masih tercecer, perlahan menyatu. kemudian, mulailah gerimis turun dan menjadi hujan yg lebat..
lelaki itu berkata, " subhanallah, suara itu datang dari sela-sela mendung. aku yakin itu."
air yg turun ke bumi itu bertemu dlm 1 aliran. lama kelamaan aliran itu membesar hingga menjadi selokan yg mengalir deras. air itu mengalir menuju satu tempat. lelaki itu terus mengikuti jalannya air. dia ingin tahu ke mana air itu hendak pergi. akhirnya, air itu berhenti dan menggenangi kebun seorang petani. petani itu mengatur air yg datang utk menyirami tanaman yg ada d kebunnya scra merata.
lelaki itu mendekati petani yg berpakaian sederhana itu. dia menanyakan namanya.
si petani menjawab, "nama saya saleh."
betapa terkejutnya lelaki itu, kerana nama itu sama dgn yg disebut oleh suara dari langit tadi.
petani itu bertanya, "mengapa kau menanyakan namaku?"
lelaki itu lalu menceritakan kisah suara yg ia dgr dari sela-sela mendung tu.. lalu, dia menceritakan juga tentang mendung yg bergumpal-gumpal,hingga turun hujan. air hujan berkumpul menjadi aliran, dan mengalir sampai di kebunnya..
usah bercerita, lelaki itu berkata kpd petani tersebut.. " tolong katakan kepadaku wahai petani yg baik, apa yg kau buat dgn kebunmu?"
petani bernama saleh itu menjawab, "kerena kau bertanya, baiklah aku jawab. setelah aku menjual hasik kebunku dan mendapat wangnya. wang itu sepertiganya aku sedekahkan kpd fakir miskin. aku dan keluargaku makan sepertiganya, yg sepertiga lagi untuk biaya perawatan kebun."
lelaki itu berkata kepada pak petani, " sekarang aku baru tahu, mengapa suara yg datang dri balik mendung itu berkata "sirami lah kebun saleh"..wahai petani yg baik, Allah memberkahi bumimu,kebunmu,tanamanmu dan rezekimu...